2.23.2011

Game Komputer Bantu Penyembuhan Anak Uganda dari Penyakit Malaria

MICHIGAN - Sebuah program komputer Captain's Log yang biasanya digunakan untuk mendiagnosa perorangan atas kerusakan akibat hiperaktif, mempelajari jaringan otak atau kecacatan, kini telah diadopsi untuk merehabilitasi anak-anak Uganda yang telah bertahan dari serangan penyakit malaria celebral. Michael Bolvin, profesor Neurologi, dari Universitas Michigan dan ahli mata dan kejiwaan, Bruno Giordini yang memimpin proyek ini.

"Ini akan menjadi percobaan yang pertama untuk memberikan training tentang rehabilitasi di Uganda pada anak-anak akibat kerusakan jaringan otak. Sebagaimana program untuk anak-anak yang membutuhkan penanganan khusus yang telah tersedia di Amerika, dan belahan dunia lainnya, namun tidak untuk Afrika," kata Boivin.

Setiap 30 detik, seorang anak di Afrika meninggal karena malaria atau sekira 1 juta orang per tahun. Malaria celebral merupakan fase di mana terjadi penyumbatan kapilari yang membawa darah ke otak akibat malaria.

Menurut dia, ini bisa menimbulkan efek fatal pada otak dengan angka sekira 15-30 persen angka kasus yang dirawat di rumah sakit.

"Evaluasi kami yang terkini untuk malaria celebral pada anak-anak mengindikasikan bahwa 26 persen dari mereka telah berlangsung secara halus dan lama menuju kerusakan, kebanyakan wilayah kerusakan meluas pada ruang visual ingatan," ujar Boivin.

Game komputer ini, menurut dia, diatur secara komprehensif secara komputerisasi dan program pelatihannya dalam lima modul termasuk perkembangan, keterampilan visual motorik, keterampilan konsepsi, dan konsep angka dengan perhatian dan ingatan. Tim peneliti berharap bahwa intervensi bisa membantu mengatasi efek malaria celebral pada anak usia sekolah di Uganda, guna memperbaiki keterampilan mereka, membimbing pada kegiatan sehari-hari dan yang berhubungan dengan pelajaran di sekolah.

"Program ini diujicoba digunakan pada 33 tingkatan pembelajaran dan latihan bagi otak, yang didesain untuk membantu dan mengembalikan perhatian, konsentrasi, ingatan, koordinasi tangan dan mata, konsep dasar angka, pemecahan masalah ketrampilan bergumentasi, penghargaan diri, dan pengendalian diri," jelasnya.

Program ini aslinya dikembangkan pada tahun 1985 yang biasa digunakan untuk anak-anak usia 6 tahun dan orang dewasa untuk berbagai variasi terapi, sekolah, rumah, pada sekitar 50 negara di Amerika Serikat, dan 23 negara di benua lainnya. Program ini juga tekah diadopsi untuk digunakan untuk latihan bahasa asing selain bahasa Inggris. Biovin dan Girodini telah melatih tim studi Uganda untuk membantu mengimplementasikan dan mengevaluasi program ini.

"Kami melatih tim studi kami di RS Mulago, Uganda. Dan mereka membantu menguji program ini. Manajer penelitian ini Paul Bangirana sekarang sudah memprogram Captain's Log untuk dirinya sendiri," ujarnya.

Studi awal ini beroleh dukungan dana dari Global Health Research and Training dari U-M Neuropsychology dan pendanaan dari fakultas di Universitas Michigan. Selanjutnya, studi ini akan menyediakan sebuah kesempatan semakin memapankan jejaring antara U-M Neuropsychology Section; MSU International Neurologic and Psychiatric Epidemiology Program; and the Department of Pediatrics and Child Health, Makerere University School of Medicine, Uganda.

Sementara itu dari Tucson, gabungan kalangan peneliti dari Meksiko menemukan sebuah cara baru memerangi hama dan serangga yang resisten dengan menggunakan metode yang mereka sebut sebagai Bt sang pembunuh serangga. Racun serangga Bt ini bekerja dengan menyerang semua sel serangga.

"Ini merupakan pengetahuan pertama tentang bagaimana racun serangga Bt bekerja dan bagaimana serangga menjadi resisten. Untuk itu racun ini didesain untuk membunuh serangga yang telah resisten," kata salah satu anggota dari tim peneliti Bruce Tabashnik dari Universitas Arizona di Tucson. Temuan ini sangat penting untuk area perkebunan kapas di wilayah utara Meksiko, Teksas, dan Arizona.

"Tujuan kami adalah bagaimana mengendalikan serangga dalam cara yang ramah lingkungan sehingga kami bisa meminimalisir kerusakan akibat penggunaan obat-obatan serangga," katanya. "Racun Bt adalah lebih hebat, karena itu hanya membunuh beberapa serangga namun tidak merusak kehidupan lainnya. Desain baru racun ini memberikan kita cara yang baru untuk mengontrol serangga dan ramah lingkungan," paparnya.

0 Tanggapan:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39
More Information
Kaskus Only
:ilovekaskus :iloveindonesia :kiss :maho
:najis :nosara :marah :berduka
:malu: :ngakak :repost: :repost2:
:sup2: :cendolbig :batabig :recsel
:takut :ngacir2: :shakehand2: :bingung
:cekpm :cd :hammer :peluk
:toast :hoax: :cystg :dp
:selamat :thumbup :2thumbup :angel
:matabelo :mewek: :request :babyboy:
:babyboy1: :babymaho :babyboy2: :babygirl
:sorry :kr: :travel :nohope
:kimpoi :ngacir: :ultah :salahkamar
:rate5 :cool :bola

by Pakto
:mewek2: :rate-5 :supermaho :4L4Y
:hoax2: :nyimak :hotrit :sungkem
:cektkp :hope :Pertamax :thxmomod
:laper :siul :2malu: :ngintip
:hny :cendolnya

by misterdarvus
:maintenis: :maintenis2: :soccer :devil
:kr2: :sunny

Post a Comment